Wajib bagi kita untuk mengetahui 4 perkara

Saudaraku….

Ketahuilah-Semoga Allah senantiasa melimpahkan rahmat Nya kepada anda-

Bahwa wajib bagi kita untuk mengetahui empat perkara. Pertama: Al-Ilmu, yaitu: mengenal Allah, mengenal Nabi-Nya dan mengenal agama Islam berdasarkan dalil-dalil. Kedua: mengamalkannya, ketiga: berdakwah, keempat: bersabar dalam mengahadapi gangguan di dalamnya.

Dalilnya adalah firman Allah Ta’ala :

والعصر إن الإنسان لفي خسر إلا الذين ءامنوا وعملوا الصالحات وتواصوْابالحق وتواصوْا بالصبر

Artinya : Demi masa. Sesungguhnya setiap manusia benar-benar berada dalam kerugian. Kecuali orang-orang yang beriman, melakukan segala amal shalih dan saling nasihat-menasihati untuk (menegakkan) yang haq, serta nasehat-menasehati untuk (berlaku) sabar“.(Al-‘Ashr :1-3).

Imam Asy-Syafi’i[1] Rahimahullah Ta’ala, mengatakan :

لو ما أنزل الله حجة على خلقه إلا هذه السورة لكفتهم

Seandainya Allah hanya menurunkan surah ini saja sebagai hujjah buat makhluk-Nya, tanpa hujjah lain, sungguh telah cukup surah ini sebagai hujjah bagi mereka“.

Dan Imam Al-Bukhari[2] Rahimahullah Ta’ala berkata (dalam kitab shahihnya):

العلم قبل القول والعمل

“Bab Ilmu didahulukan sebelum ucapan dan perbuatan“.

Dalilnya firman Allah Ta’ala :

فاعلم أنه لآ إله الله واستغفر لذنبك

“Artinya : Maka ketahuilah, sesungguhnya tiada sesembahan (yang haq) selain Allah dan mohonlah ampunan atas dosamu“. (Muhammad : 19).


[1] Abu Abdillah Muhammad bin Idris bin Al-‘Abbas bin ‘Utsman bin Syafi’i Al-Hasyim Al-Quraisy Al-Muthallibi (150-204H – 767-820M) Salah seorang imam empat. Dilahir kan di Gaza (Palestina) dan meninggal di Cairo. Diantara karya ilmiyahnya Al-Umm, Ar-Risalah dan Al-Musnad.

[2] Abu ‘Abdillah Miuhammad bin Ismail bin Ibrahim bin Al-Mughirah Al- Bukhari (194-256H- 810-870M) Seorang Ulama ahli Hadits. Untuk mengumpulkan hadits ia telah menempuh perjalanan yang panjang, mengunjungi Khurasan, Irak, Mesir dan Syam. Kitab-kitab yang disusunnya antara lain Al-Jaami Ash-Shahih (yang lebih dikenal dengan Shahih Bukhari), At-Taarikh, Adh-Dhu’afaa, Khalq Af’aal al-Ibaad.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: